Aku membutuhkanmu bukan semata saat aku menjadi pemenang. Aku butuh kamu juga saat aku kalah. Saat aku merasa bimbang. Saat aku hilang arah. Aku butuh kamu untuk menjadi teman diskusi. Bukan saat aku keliru kamu malah beranjak pergi. Aku tidak akan hebat selamanya. Ada titik-titik sulit harus kulalui. Ada bagian-bagian yang tak bisa kujelajahi. Kalau kamu ingin aku berjalan sendiri. Saat masa-masa sulit kuhadapi. Apalah artinya kebersamaan selama ini? Kenapa tidak aku saja yang melanjutkan perjalanan ini sendiri. Jika saat jatuhku, aku hanya perlu bangkit sendiri. Kamu bahkan tak peduli, bahkan untuk sekadar mengingatkan agar kembali berdiri.
—boycandra
Silahkan Klik link ini -> Untuk Membaca Artikel Lainnya
Baca Juga:
Langganan Via Email