Biografi Penulis Muda J.S Khairen
Pada tahun 2015, ketika mahasiswa sudah siap dengan rencana mau ke negara mana, sendirian, J.S. Khairen yang sudah menjadi asisten dosen, mengabari Rhenald dan mengusulkan sesuatu yang lebih menantang. Dia mengusulkan seorang mahasiswa mengunjungi dua negara. Usulannya disambut baik Rhenald Kasali, namun disambut kepanikan mahasiswa. Oleh-oleh pengalaman para mahasiswa ditulisnya menjadi buku.
Jombang masih menjadi asisten dosen setahun kemudian, dan di tahun 2016 tersebut, dia kembali membuat catatan khusus dari pengalaman mahasiswa yang mendapat tantangan baru, menjadi pekerja sukarela di negara yang dikunjungi.
walaupun bukan dari fakultas sastra J.S Khairen mempunyai keyakinan yang kuat untuk menjadi penulis, ketika di tanya mengapa ingin menjadi penulis J.S khairen menjawab, karena saya ingin menjadi penulis karena dorongan hati saya, karena dia sangat gelisah dengan situasi kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitarnya. dari kegelisahan itulah J.S khairen mulai menulis.
Novel yang di tulis J.S Khairen adalah Kami Bukan Sarjana Kertas, Kami Bukan Jongos Berdasi, Igauan Kita dan Rinduku Sederas Hujan Sore Itu. Sampai saat ini J.S Khairen masih menulis.
Silahkan Klik link ini -> Untuk Membaca Artikel Lainnya